BOJONEGORO TANGGAP COVID-19

Hubungi Layanan Bojonegoro Tanggap COVID-19

Data Kasus COVID-19 di Kabupaten Bojonegoro

Update Setiap hari pada Pukul 18:00 WIB


Sedang Proses Update Data

Tentang COVID-19

Apa Itu COVID-19

Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit baru yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan radang paru. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Bagaimana COVID-19 Menular?

COVID-19 ada penyakit baru dan para peneliti masih mempelajari bagaimana cara penularannya. Dari berbagai penelitian, metode penyebaran utama penyakit ini diduga adalah melalui droplet saluran pernapasan dan kontak dekat dengan penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang dapat mengandung virus penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter).

Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet. Untuk penularan melalui makanan, sampai saat ini belum ada bukti ilmiahnya.


PASIEN DAN JENISNYA

Terdapat kata - kata khusus dalam penyebutan pasien terjangkit wabah atau diduga terkena wabah yaitu ODP, PDP, dan Confirm

Orang Dalam Pemantauan

ODP

Pasien Dalam Pengawasan

PDP

Pasien Mengidap Corona

Confirm

ODP

ODP adalah singkatan dari Orang Dalam Pemantauan. Seseorang yang mengalami demam (≥38⁰C) atau riwayat demam; atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk dan 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi local atau di area transmisi lokal di Indonesia.


PDP

PDP adalah singkatan dari Pasien Dalam Pengawasan. Seseorang dengan demam (≥38⁰C), disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti: batuk/ sesak nafas/ sakit tenggorokan/ pilek/ pneumonia ringan hingga berat dan 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat :

  1. Perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi local atau di area transmisi lokal di Indonesia atau
  2. Kontak dengan kasus konfirmasi atau probabel COVID-19

Kasus Probabel

Pasien dalam pengawasan yang diperiksa untuk COVID-19 tetapi inkonklusif (tidak dapat disimpulkan).


Kasus Konfirmasi

Seseorang terinfeksi COVID-19 dengan hasil pemeriksaan laboratorium positif.

Melindungi Diri dari COVID-19

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah atau membantu
menghentikan penyebaran coronavirus, antara lain:

Hal yang Harus Dilakukan

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan

Lihat juga: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Lakukan Hal Berikut Ini Jika Anda
Mengalami Gejala Mirip COVID-19

Hubungi layanan COVID-19 di 0856 4665 3504
Kenakan masker (tipe masker bedah), dan ganti secara berkala, agar tidak menular ke orang lain
Batasi menerima tamu di rumah, hindari kontak langsung dengan tamu untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas
Tetap tinggal di rumah jaga jarak dengan orang lain termasuk anggota keluarga
Minta bantuan teman, anggota keluarga, atau layanan jasa lain untuk menyelesaikan urusan di luar rumah
Lakukan ini semua selama 14 hari untuk membantu mengurangi penyebaran virus

Himbauan Penting Selama Masa Pandemi

Tinggal di rumah; bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah. Selalu pakai masker yang menutup hidung dan mulut jika terpaksa harus melakukan kegiatan di luar rumah.

Layanan Telepon
Darurat COVID-19

Layanan Telepon
Darurat COVID-19

Hubungi layanan ini jika:

  1. Anda mengalami gejala COVID-19
  2. Anda baru-baru ini berkunjung ke suatu negara atau daerah dengan risiko tinggi coronavirus
  3. Anda telah melakukan kontak dekat dengan seseorang dengan coronavirus

Untuk refrensi lebih lanjut kunjungi:
Badan Penanggulangan Bencana Nasional
Kementerian Kesehatan
World Health Organization